Oleh Sekretariat DPRD • 21-04-2026
MANGGAR, BELITUNG TIMUR – Selasa, 21 April 2026 – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Belitung Timur bersama Jaksa Pengacara Negara (JPN) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Belitung Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam melayani masyarakat. Pada Selasa (21/4/2026), telah diselenggarakan kegiatan Jaring Aspirasi dan Program BEDULANG yang bertempat di Gedung Pertemuan Desa Lalang.
BEDULANG (Bersama Datun Memberikan Pelayanan Hukum kepada Masyarakat) merupakan inovasi kolaboratif yang menjembatani kebutuhan masyarakat akan pembangunan daerah dengan pentingnya perlindungan dan pemahaman hukum.
Acara strategis ini dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Belitung Timur, Bapak Fezzi Uktolseja, S.E., M.M., bersama Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Kejari Belitung Timur, Bapak Wika Hawasara, S.H., M.H., beserta seluruh jajaran tim Jaksa Pengacara Negara.
Dalam kegiatan ini, masyarakat Desa Lalang diberikan ruang seluas-luasnya untuk menyampaikan aspirasi terkait pembangunan dan kesejahteraan kepada wakil rakyat, sekaligus mendapatkan kesempatan emas untuk berkonsultasi mengenai berbagai persoalan hukum perdata dan tata usaha negara secara gratis langsung kepada ahlinya.
"Melalui kegiatan Jaring Aspirasi yang disinergikan dengan program BEDULANG ini, kami di DPRD tidak hanya hadir untuk mendengarkan keluh kesah dan usulan pembangunan dari masyarakat Desa Lalang. Lebih dari itu, bersama Kejaksaan, kami ingin memastikan masyarakat juga mendapatkan solusi nyata dari sisi hukum. Ini adalah wujud kehadiran negara yang utuh bagi warga Belitung Timur," ujar Fezzi Uktolseja, Ketua DPRD Belitung Timur, dalam sambutannya.
Sementara itu, pihak Kejaksaan menegaskan bahwa JPN siap menjadi mitra masyarakat yang mudah dijangkau.
"Program BEDULANG adalah komitmen teguh kami di Bidang Datun untuk turun langsung memberikan pelayanan, pendampingan, dan edukasi hukum secara cuma-cuma. Kami berharap dengan kehadiran kami di Desa Lalang hari ini, masyarakat tidak lagi merasa sungkan atau takut untuk berkonsultasi mengenai permasalahan hukum yang sedang mereka hadapi," jelas Wika Hawasara, Kasi Datun Kejari Belitung Timur.